Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Monday, December 28, 2015

Artikel: Kenali Kebutuhan Loadcell Timbangan Anda

Artikel ini hanya pendapat saya saja, dari pengalaman yang saya peroleh dilingkungan kerja saya, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda, jangan di gunakan sebagai pedoman.
Untuk informasi lebih detail dan akurat, anda bisa konsultasi ke suplier timbangan…

Ya.. kenali kebutuhan timbangan anda…
Apakah anda butuh untuk menimbang barang yang basah (contoh: udang) ?
Pakai timbangan yang anti air, artinya dalam kondisi basah dan lembab tidak
mempengaruhi penunjukan berat
Berapa kapasitas maximum timbangan anda ?
100-200 kg bisa pakai timbangan jenis platform portable
1 ton – 5 ton biasanya pakai platform agak besar dan berat
20 ton – 60 ton – keatas pakai jembatan timbang atau silo

Kapasitas maximun di sini dapat menentukan jumlah dari loadcell yang terpasang
Sebagai contoh
Untuk timbangan kecil 100 kg biasanya pakai 1 buah loadcell
Untuk timbangan 1 ton - 5 ton biasanya pakai 4 buah loadcell
Untuk timbangan 20 ton keatas biasanya pakai 4 – 8 buah loadcell tergantung panjang platform/jembatan timbangnya

Untuk maximal perbuah loadcell itu tergantung dari kebutuhan penampang platform yang diatasnya tempat beban material ter timbang, bingung….
Saya beri contoh, dilingkungan saya biasanya timbangan yang berat berat
Saya ingin menimbang material 500 kg
Jika pakai timbangan platform yang flat, 4 loadcellnya @ 1000 kg
Jadi maximal beban 1000 x 4 = 4000 kg
Penampang platform ringan, jadi memenuhi
Jika pakai timbangan hopper agregate pada bathingplant
Pakai 6 buah loadcel @ 2000 kg
Jadi max beban 2000 x 6 = 12.000 kg
Karena besi hopper/penampungan beban sangat berat, ini juga memenuhi

Untuk setting maximal kapasitas pada indicator timbangan nilainya minimal 25 % dari total beban maximal dari loadcell
 contoh 4 buah loadcell yang masing masing kekuatan loadcell 1000
             jadi total maximal loadcell 1000 x 4 = 4000 kg
             25 % nya = 1000 kg
             jadi untuk setting kapasitas maximal pada indicator 1000 kg
             untuk ketelitian bisa 1 kg atau 0.5 kg
             ini tergantung kebutuhan dan standar metrologi

cara setting maximal dan ketelitian timbangan ini, bisa anda lihat pada buku manualnya masing masing

LoadCell adalah sensor tekan beban, terbuat dari media: alminium,besi,stainlessteel
Respon loadcell tergantung dari kapasitas total maximal loadcell itu sendiri
Jika loadcell anda 20 kg, untuk respon bisa anda tekan pakai tangan
Jika loadcell anda 30 ton untuk respon, ya dipasang pada jembatan timbang, dibebani pakai mobil
Respon ini perubahan nilai tahanan yang ada di loacell tersebut, untuk di terjemahkan penunjukannya pada angka berat di indicator timbangan

Semakin berat max beban loadcell, semakin berat pula material yg di timbang

Berikut ini untuk mengkoneksi 4 loadcell jembatan timbang @ 30 ton jenis loadcell bola
Dengan kapasitas maximal indicator di setting 50.000 kg, ketelitian 10 kg

Langkah
  1. Siapkan informasi warna kabel loadcel tersebut untuk E+ E- S+ S- , anda bisa lihat disertifikatnya
Jika tidak ada, cari di google keywoard: loacell wiring colour + merk / jenis apa ?
  1. Siapkan junction box, isinya pcb untuk mengkoneksi 4 loadcel secara paralel
  2. Siapkan indicator timbangannya sebagai penunjuk berat

Untuk informasi warna kabel bisa di lihat pada sertifikatnya loadcell bola tsb

E+  Merah      S+    Hitam
E-   Putih        S-    Biru


PCB junction box, anda bisa beli yang sudah jadi, atau bikin sendiri, jalurnya paralel



Untuk ke Indicator timbangan, anda bisa lihat pada manual booknya, cara koneksi, setting, kalibrasi.
Maaf, di sini saya tidak menjelaskan secara rinci, hubungi teknisinya aja…

Untuk artikel ini sebagai wawasan saja, jangan digunakan untuk pedoman, karena kebutuhan equipment elektronik timbangan itu fleksible, disesuaikan dengan kondisi lapangan.


gambar dibawah ini sudah terpasang di jembatan timbang


Semoga penjelasan global ini bermanfaat, terima kasih

Surabaya/Sidoarjo, 28 - 12 - 2015
Programer: Antok
Pendukung/Teknisi: Marsono

1. Buat Simulator Loadcell dulu
2. Belajar Kalibrasi A12E
keyword
Weighing Software,weight Data Capture,Weight Data Capture Software,Software Solutions for Weighing Scales
Scale & Weighing Software,Truck Scale Software, Truck Scale Data Management Software
Weighing Systems software,Standard Version Windows Base Weighbridge Application Software
Digital Weighing Scale Weighbridge Software,software and scales



Friday, November 6, 2015

Artikel: Pemasangan Loadcell Jembatan Timbang yang SALAH


Untuk ini jenis Loadcell Tabung / Kompresion
Semoga ini menjadi bahan informasi untuk mengecek ulang posisi loadcell
sebelum jembatan timbang anda di tutup besi atasnya dan digunakan nimbang truck

Perhatikan Posisi Miring


























Ini akibatnya besi yang bawah terkikis hampir mendekati chasing loadcell

Foto oleh: antok dan fadilah

keyword
Weighing Software,weight Data Capture,Weight Data Capture Software,Software Solutions for Weighing Scales
Scale & Weighing Software,Truck Scale Software, Truck Scale Data Management Software
Weighing Systems software,Standard Version Windows Base Weighbridge Application Software
Digital Weighing Scale Weighbridge Software,software and scales








Monday, October 19, 2015

Artikel: Info LoadCell dengan Sertifikat ( 5 Jenis ) nanti di tambah

Informasi Sertifikat ini sebagai acuan untuk mengetes loacell
Double click pada gambar untuk lebih jelas

Loadcel Bola Jembatan Timbang Kap. 25 Ton

Loadcel Untuk Silo

Loadcell Batangan


Loadcell  ZemicTabung Jembatan Timbang

Loadcell Kubota Bola
 


ok sementara itu , nanti saya tambah lagi


keyword
Weighing Software,weight Data Capture,Weight Data Capture Software,Software Solutions for Weighing Scales
Scale & Weighing Software,Truck Scale Software, Truck Scale Data Management Software
Weighing Systems software,Standard Version Windows Base Weighbridge Application Software
Digital Weighing Scale Weighbridge Software,software and scales


Monday, October 12, 2015

Artikel: Kenali LoadCell Timbangan Anda, Cara Mengetahui LoadCell Rusak pakai AVO

Belajar Kalibrasi Timbangan Digital

click link Video di bawah ini

Video ProgramAplikasi Jembatan Timbang V.19A

Buat Simulator LoadCell

Belajar Kalibrasi GSC SGW-3015S

Belajar Kalibrasi Indicator A12

Belajar Kalibrasi CAS CI-2001A/B

Belajar Kalibrasi A9+P

Instalasi Loadcell di Jembatan Timbang

Kenali LoadCell Timbangan Anda


Jenis Loadcell ada Dua, Loadcell Analog dan Loadcell Digital
Untuk artikel ini dibahas Loadcell Analog saja, tidak berlaku untuk Loadcell Digital

Artikel ini hanya pendapat saya saja, dari pengalaman yang saya peroleh dilingkungan kerja saya

LoadCell adalah sensor tekan, terbuat dari media: alminium,besi,stainlessteel yang presisi, dan di dalamnya terdapat cell sensor perubahan fisiknya

Didalam loadcell terdapat suatu lempengan yang melekat flat pada medianya
Lempengan ini berupa tahanan resistansi (resistor) yang berubah-ubah nilainya jika media mengalami penekanan atau perubahan, jadi memanfaatkan kelenturan dari media tersebut, kelenturan atau perubahan media tsb tidak bisa dilihat dengan mata kita, sangat kecil sekali.
Perubahan nilai tahanan inilah yang di manfaatkan oleh indicator timbangan untuk diterjemahkan ke angka digital yang dapat kita lihat sebagai berat kilogram

Jadi Indicator timbangan mengirimkan tegangan ke loadcell, dan dari loadcell mengembalikan lagi ke Indicator timbangan, jika ada beban maka tahanan yang di loadcell akan berubah, begitu pula tegangan voltase yang di terima Indicator timbangan.

Jadi perubahan tegangan input ke loadcel dan output loadcell ke indicator dalam bentuk analog voltase dirubah menjadi digital sehingga angka berat dapat kita baca.

Perhatikan Gambar dibawah ini

Apa kesamaan dan perbedaanya Loadcell, Resistor,VR di atas
Mereka sama sama dapat menahan arus tegangan DC
Perbedaannya terletak pada fisik dan cara kerja
- Loadcell : nilai tahanan berubah ubah jika fisik ditekan/tarik pakai gaya/beban
- Resistor  : nilai tahanan statik, tetap
- VR         :  nilai tahanan berubah ubah, jika knop di putar pakai obeng

Cara mengetahui LoadCell Rusak menggunaka AVO digital

Gambar di atas menunjukkan LoadCell Normal (ada penampang besi untuk beban) dan yang Rusak,  kedua jenis loadcell ini adalah sama, dari fisik memang utuh, tidak ada yang cacat, tapi tidak dari eletriknya.


Siapkan avo meter digital

























Setting avo pada Ohm meter untuk mengukur kabel E- dan kabel E+




Perhatikan angka AVO di E- dan E+ yang normal menunjukkan angka 403 ohm dan

yang rusak 854 ohm, perbedaan angka yang signifikan inilah yang dikatakan rusak, jika di aplikasikan maka timbangan tidak bisa di kalibrasi, atau angka timbangan ngacau.








Gambar diatas menunjukkan cara ngetest kabel S- dan kabel S+




untuk S- dan S+ ini yang normal dan yang rusak nilainya sama




jadi bisa di simpulkan yang loadcell yang rusak di bagian E- dan E+




cara mengetest di atas sangatlah mudah karena ada loadcell yang normal sebagai pembanding angka ohm meternya.




Gimana jika tidak ada loadcel yang normal sebagai pembanding ?

Jika anda membeli loadcell, pastikan dapat sertifikat dari pabriknya atau suplier, biasanya di kardusnya


















































Perhatikan Angka pada sertifikat dan AVO meter, tidak beda jauh, hanya selisih 1 atau 2 digit saja, ini berarti loadcell tersebut Normal
Ke empat kabel tersebut harus tidak boleh kontak dengan besinya, tidak boleh short body




Begitu juga dengan Loadcell Bola 25 ton jembatan timbang ini, ada sertifikatnya
Sertifikat inilah sebagai acuan mengetes loadcell rusak atau normal
atau jika nggak ada sertifikatnya, anda bisa membandingkan dengan loadcell lainnya, karena jembatan timbang umumnya ada 4 loadcell, tentu saja dengan supervisi teknisi yang masang



Ini gambar loadcell yang rusak tadi, di kupas, dihilangkan lapisan karet silikonnya

Lihat ada kabel yang putus, ini terputus saat mengkupas silikonnya
Canggih…khan, melekatkan flat sensor tahanan pada batang almunium
Bisa anda bayangkan betapa rumitnya
Jadi kita beli Loadcell itu sama seperti kita beli BolaLampu pijar, ya jika rusak atau putus ya di buang.
Pikirkan berkali kali jika loadcell anda rusak dan mau di “Service…?”, apanya yg di service…


Ada beberapa hal yang mempengaruhi cara kerja loadcell
1. Kelembapan, biasanya pada timbangan platform yang ditempat basah
    saran mengatasi: setelah dipakai, taruh diluar ruangan kering, jangan di jemur,
    jika sering ditempat basah, beri lampu pijar pada loadcell supaya hangat, ini untuk
    mengusir kelembapan akibat uap air sekitarnya
    pada loadcell jembatan timbang, pastikan kabel tidak terendam air, cek dipipa pipa kabel,
    dan loadcell posisi kering, tidak kotor atau terendam tanah
2. Pemasangan mekanik loadcell yang tidak presisi, miring, dipaksa, overload, patah
3. Pengelasan menggunakan las listrik disekitar loadcell, hati-hati, tanyakan ke teknisinya
4. Arus listrik dari timbangan yang tidak stabil, ini biasanya timbangan menggunakan jenset
5. Yang menjengkelkan: kabel loadcell buat santapan “Tikus”…..

Nah sedikit informasi ini semoga dapat menambah wawasan anda.

Terima kasih....Antok, Surabaya, 12 Oktober 2015


1. Buat Simulator Loadcell dulu
2. Belajar Kalibrasi A12E

keyword
Weighing Software,weight Data Capture,Weight Data Capture Software,Software Solutions for Weighing Scales
Scale & Weighing Software,Truck Scale Software, Truck Scale Data Management Software
Weighing Systems software,Standard Version Windows Base Weighbridge Application Software
Digital Weighing Scale Weighbridge Software,software and scales